G*****.......
Kau buatku
Hidup dalam tempat bernama imajinasi
Berenang dalam air berjuluk mimpi
Bernafas di tempat hangat penuh ilusi
Andai kita adalah keramik
yang dibakar, lalu berakhir dengan indah
bersama, berjuang dalam lidah lidah api
Namun bukan,
Mungkin kau adalah keramik
Dan aku tetaplah tanah liat yang tak cantik
Dan kau tercipta selalu menarik
Ternyata hatimu bukanlah pelabuhanku
Aku tetap harus melayang
meski jangkar hatiku
akan selalu terkait dihatimu
Melayang, tanpa tau akhir
Selalu, dalam tempat bernama
Ketidakpastian.............

No comments:
Post a Comment